Blogger

Cacatan Kehidupan Seorang Blogger

Berita Ekonomi Hiburan Politik Serba-Serbi

Blogging, semua orang tentu sudah akrab dengan kata ini. Tapi entah berapa orang yang memang menekuni kata ini buat jadi satu pekerjaan dan gantungan hidup.

Orang bilang nge-blog  saat ini jadi populer bagi siapa saja yang senang dengan aktifitas dan gaya hidup dot com.

Demikian pula saya, entah sudah berapa lama saya habiskan waktu untuk menekuni aktifitas ini, berjuang agar menjadikannya kegiatan yang bisa digantungi  hidup.

Tak mudah memang. Ada satu dua liku-liku, dan perjalanan menjadikan blogging benar-benar serupa kegiatan lain yang menghasilkan rupiah.

Tapi, demi pembaca sekalian, saya akan coba mengurai semuanya satu persatu.

Awal Mula Kenal dan Mengapa Dunia Blogger Begitu Menggairahkan

Sekira dua tiga tahun yang lalu, saya kenal dunia blogging.

Awalnya kegiatan ini akibat dari keasyikan dan hobi menulis yang memang sudah saya miliki sejak dulu.

Menulis dan blogging sudah jadi bagian tak terpisahkan. Ibarat dua sisi mata uang, tak senang menulis maka sebaiknya berpikir ulang kalau mau jadi blogger.

Di awal nge-blog, teman dan mereka yang sudah berpengalaman jadi guru.

Dalam blogging kegiatan “belajar-mengajar” tak seperti di sekolah. Siapa saja bisa mendadak jadi guru dan serta merta langsung berubah murid kapan saja.

Pendek kata setiap blogger wajib terus belajar untuk meraih yang dicita-citakan, mungkin uang, mungkin popularitas, atau mungkin hasrat terpendam lainnya.

Awal saya mengira, kalau jadi blogger cukup menata kata-kata layaknya penulis pada umumnya.

Ya, memang kurang lebih serupa, tapi tidak sama.

Mengapa?

Karena jadi blogger ini harus menguasai “isu” blogger tak cukup mengandalkan wawasan semata. Blogger juga harus paham mana isu yang laku, dan mana yang basi.

Tujuannya tentu agar karya yang dihasilkan bisa diterima orang banyak via mesin pencari nan canggih.

Saya kira saya cukup mumpuni untuk sekedar menulis saja. Toh tidak demikian.

Dunia para blogger luar biasa besar, apa yang kadang saya pikir penting, ternyata tak selalu jadi sumber pemikiran bagi orang lain.

Apa yang kadang saya pikir adalah sumber masalah, ternyata bukan masalah bagi banyak orang.

Pendek kata, isi kepala saya dengan isi kepala anda tak akan pernah sama.

Inilah yang menantang saya untuk terus menggeluti dunia ini, agar saya bisa menyiapkan apa yang kamu butuhkan untuk diketahui.

Isi Kepalamu Adalah Rejekiku, Simpan Baik-Baik Itu

Kalau mau sedikit berbicara teknis, menjadi blogger memang sama saja menjadi penulis. Sebab menurut Wikipedia, kata Blog merujuk pada dua kata dalam bahasa Inggris, Web dan Log. Ini adalah sebuah web yang isi postingan atau tayangannya adalah tulisan-tulisan.

Di awal sudah saya sampaikan bahwa yang tersulit dalam dunia blogging bukanlah menulis atau menghasilkan isi postingan, tetapi mengetahui apa yang banyak orang perlukan.

Ini seperti mereka-reka dalam gelap. Sebab ada sekian juta kepala yang tentu berbeda-beda informasi yang diperlukan.

Dengan menemukan satu hal yang banyak dicari orang, dengan sendirinya, rupiah-rupiah bisa saja mengalir ke kantong seorang blogger dalam sekejap.

Tapi,  membuncahkan informasi begitu saja jelas sangat tidak bijaksana. Dan inilah yang belakangan terjadi.

Belakangan menurut saja Blogger tak lain hanya sebuah kegiatan menebar informasi melalui internet, demi meraih sekian rupiah pendapatan.

Jujur sebagai blogger saya sedih.

Sebab meski tak bisa dipungkiri bahwa tentu dibutuhkan energi, waktu dan biaya yang mesti diganti agar tetap bertahan dan hidup. Namun mengemas informasi tentu harus dengan cara yang arif lagi bijaksana.

Traffic memang dihasilkan dari sekian besar informasi yang sedang diburu pengunjung internet, namun tak setiap informasi layak untuk dikonsumsi.

Mesin pencari memang terus dibenahi. Hanya saja, isi kepala kitalah yang menentukan informasi apa yang bakal mendominasi hasil pencarian itu.

Saya bangun, dan menutup mata setiap hari untuk mengemas informasi.

Bila boleh sedikit berpesan, berikan kami para blogger lebih banyak inspirasi tentang apa yang ingin kamu ketahui, biarkan jari-jemari para pembuat informasi menghadirkan pengetahuan terkini, serta kabar baik hari ini.

Biarkan kami para blogger hidup dan menghidupi dunia dot com, untuk hari esok yang lebih baik lagi.

Menutup catatan ini, hidup kami bergantung dari informasi yang kamu butuhkan. Informasi yang kamu butuhkan mungkin bukan apa informasi yang benar-benar ada atau belum ada, jadi tetaplah mencari. Ijinkan kam mengutip sebuah quotes dari Internet sebaga pesan dari kami para blogger untuk netizen tersayang,”follow your heart” dalam mencari informasi, “but take your brain with you”.

Salam Hangat,